Membentuk pribadi muslimah ITS yang berakhlaqul karimah melalui pembinaan dan syiar kemuslimahan serta meningkatkan koordinasi keputrian dalam jaringan kemuslimahan
Friday, January 28, 2011
Tuesday, January 4, 2011
Ibu: Lautan Cinta, Madrasah Agung Peradaban
Pelupuk matanya kian dalam termakan usia, namun hatinya yang tegar tak pernah luput panjatkan doa buat anak-anaknya. Ibu…dari tangannya-lah lahir generasi-generasi pelanjut dan pelaku peradaban.
Kalaulah ibuku tak setangguh Asma’ ketika memanjat tebing yang curam untuk mengantar makanan bagi Rasulullah, ataupun tak secerdas Aisyah dalam ilmu pengetahuan, atau bahkan tak memiliki apa-apa sebagaimana yang dimiliki Khadijah… namun setiap ibu mempunyai satu permata istimewa yang tidak akan pernah lapuk oleh masa, yaitu kasih sayang yang tiada tepi.
Dalam buaiannya kita aman, nasihatnya menjadi pelipur lara, dan ibu senantiasa meniupkan bara semangat bagi anak-anaknya. Berharap agar kelak anaknya tidak seperti dirinya, anaknya jauh lebih baik dari dirinya. Dalam keterbatasan, seorang ibu akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Tak pernah terlintas dalam benaknya bahwa kelak ia akan menikmati kesuksesan buah hatinya. Pintanya hanya satu, anaknya tak melupakan dirinya saat usia senja. Pengorbanannya tak menuntut balasan, semata karena rahmat-Nya lah yang dicari…
Ibu yang pertama kali menitikkan air mata kala kesulitan dialami oleh putra-putrinya. Semangatnya menembus batas kekuatan fisiknya, demi kebahagiaan putra-putrinya.
Ibu.. benarlah pepatah yang menyebutkan bahwa "Wanita itu tiang negara, apabila wanita itu baik maka baiklah negara itu dan apabila wanita itu rusak, maka rusaklah negara itu." Karena madrasah pertama bagi anak itu ada di tangan seorang ibu. Dengan pendidikan yang baik dari seorang ibu, insya Allah akan lahir generasi-generasi rabbani yang siap membentuk peradaban yang baik dan menjadi pelaku sejarah. Pendidikan yang dimulai dari lingkup terkecil, keluarga. Sehingga nilai-nilai baik dari pendidikan dalam keluarga dapat sang anak terapkan ke lingkungan yang lebih luas seperti sekolah, masyarakat dan Negara.
“Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia, dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang.” (Al-Isra’:23)
Subscribe to:
Comments (Atom)

