Penulis: Ummu Hamzah
Muroja’ah: Ustadz Abu ‘Ukkasyah Aris Munandar
Pada tulisan yang telah lalu telah dibahas mengenai hal-hal yang diharomkan bagi wanita haid. Pada tulisan bagian kedua ini, akan dipaparkan tiga permasalahan penting terkait wanita haid, yaitu mengenai boleh tidaknya wanita haid masuk ke dalam masjid serta menyentuh dan membaca Al Qur’an.
Bolehkah seorang wanita yang sedang haid masuk dan duduk di dalam masjid ?
Sebagian ulama melarang seorang wanita masuk dan duduk di dalam masjid dengan dalil:
لاَأُحِلُّ الْمَسْجِدُ ِلحَائِضٍُ وَلا َجُنُبٍ
“Aku tidak menghalalkan masjid untuk wanita yang haidh dan orang yang junub.” (Diriwayatkan oleh Abu Daud no.232, al Baihaqi II/442-443, dan lain-lain)
Akan tetapi hadits di atas merupakan hadits dho’if (lemah) meski memiliki beberapa syawahid (penguat) namun sanad-sanadnya lemah sehingga tidak bisa menguatkannya dan tidak dapat dijadikan hujjah.
Membentuk pribadi muslimah ITS yang berakhlaqul karimah melalui pembinaan dan syiar kemuslimahan serta meningkatkan koordinasi keputrian dalam jaringan kemuslimahan
Sunday, June 19, 2011
Thursday, June 9, 2011
Fatimah Az-Zahra, Wanita Termulia Sepanjang Masa
Fatimah adalah putri yang paling dicintai Nabi Saw. sehingga beliau bersabda :"Fatimah adalah darah dagingku, siapa yang menyusahkannya juga menyusahkanku dan siapa yang mengganggunya juga menggangguku”.
Lahir pada hari Jum’at 20 Jumadil akhir tahun kelima sebelum Nabi Saw. menjadi Rasul. Fatimah putri kesayangan Nabi Saw. mendapat gelar Assidiqah (wanita terpercaya), Athahirah (wanita suci) al-Mubarakah (yang diberikahi Allah), al-Muhadatsah (Yang diajak bicara Jibril as), Al-Batuul, yaitu yang memusatkan perhatiannya pada ibadah atau tiada bandingnya dalam hal keutamaan, ilmu, akhlaq, adab, hasab dan nasab. Dia populer dengan sebutan Fatimah Azzahra (bunga yang mekar semerbak), sayyidatunnisa-i ahlil jannah (Penghulu para wanita di surga).
Lahir dan dibesarkan di bawah naungan wahyu Ilahi yang diterima oleh ayahandanya Muhammad Saw. Fatimah dibesarkan ditengah atmosfir keluarga suci. Ayahnya adalah manusia termulia dan Ibunya adalah bangsawan terhormat, istri tercinta Nabi, Khadijah al-Kubro. Fatimah kecil tumbuh bersama ayahnya yang mulai menyebarkan Islam. Sebagai anak yang lekat dengan ayahnya, Fatimah menyaksikan sendiri betapa halangan dan ancaman selalu menerpa ayahnya. Pernah suatu ketika Nabi Saw. dihina, dicaci-maki. Tidak hanya itu, orang-orang kafir melumuri tubuh suci Nabi dengan najis binatang ketika Nabi S.a.w. sedang sujud, menyembah Allah Swt. Dalam tangis penuh kesedihan, fatimah kecil membersihkan tubuh mulia ayahnya dari kotoran yang taburkan oleh kaum Quraish.
Sepeninggal isteri terkasih, Khadijah al-kubro, perlakuan kaum kafir semakin menjadi. Sungguh bagaimanapun, Khadijah adalah salah seorang pelindung Nabi. Belum lagi ketika paman Nabi Saw Abu Thalib bin Abdul Mutholib juga meninggal, duka Nabi semakin memuncak. Inilah tahun kesedihan (yaumul huzn). Kaum kafir semakin mencengkeram, membabi buta menyerang Nabi. Tetapi dalam masa duka tersebut, tumbuh sekuntum bunga nan suci, penuh aroma surgawi menenteramkan hati Nabi Saw. Gadis kecil belia kecintaan Muhammad Saw, setiap kali sang ayah dalam duka, dialah penghibur dan pelipur lara. Dialah yang menggantikan peran Ibunya, kasihnya mengalir dalam derai air mata dikala sang ayah diperlakukan tidak manusiawi oleh kaum kafir. Fatimah-lah yang kemudian dalam sejarah oleh Nabi Saw dijuluki Ummu Abiiha (Ibu dari ayahnya).
Allah Swt. selalu meridhoinya. Dia telah memenuhi pendengaran, mata, hati dan jiwanya dengan kesempurnaan. Fatimah adalah orang yang paling erat hubungannya dengan Nabi Saw. dan paling menyayanginya. Ketika Nabi Saw. terluka dalam Perang Uhud, dia keluar bersama wanita-wanita dari Madinah menyambutnya agar hatinya tenang. Ketika melihat luka-lukanya, Fatimah langsung memeluknya. Dia mengusap darah darinya, kemudian mengambil air dan membasuh mukanya.
Cinta Nabi Saw untuk Putri Terkasih
Nabi Muhammad Saw begitu mencintai Fatimah. Tidak ada di jagad ini yang lebih beliau cintai ketimbang Fatimah. Setiap kali Rasulullah Saw hendak mengadakan perjalanan, rumah terakhir yang beliau pamiti adalah rumah Fatimah. Dan ketika al-Musthafa pulang dari perjalanan ke manapun, rumah pertama yang beliau datangi adalah rumah Fatimah. Fatimah betul-betul buah cinta Nabi, belahan jiwanya dan Nabi tak pernah sanggup untuk berpisah dengan putri tercintanya. Setiap kali Datang Fatimah dalam kondisi apapun, Nabi selalu menyambutnya, menciumnya dan mendudukkannya di tempat yang mulia.
Imam Muslim menceritakan kepada kita tentang keutamaan-keutamaannya dan meriwayatkan dari Aisyah'' r.a. dia berkata : "Pernah isteri-isteri Nabi SAW berkumpul di tempat Nabi SAW. Lalu datang Fatimah r.a. sambil berjalan, sedang jalannya mirip dengan jalan Rasulullah SAW. Ketika Nabi SAW melihatnya, beliau menyambutnya seraya berkata :"Selamat datang, puteriku." Kemudian beliau mendudukkannya di sebelah kanan atau kirinya. Lalu dia berbisik kepadanya. Maka Fatimah menangis dengan suara keras. Ketika melihat kesedihannya, Nabi SAW berbisik kepadanya untuk kedua kalinya, maka Fatimah tersenyum. Setelah itu aku berkata kepada Fatimah :Rasulullah SAW telah berbisik kepadamu secara khusus di antara isteri-isterinya, kemudian engkau menangis!" Ketika Nabi Saw. pergi, aku bertanya kepadanya :"Apa yang dikatakan Rasulullah Saw. kepadamu ?" Fatimah menjawab :"Aku tidak akan menyiarkan rahasia Rasul Allah Saw." Aisyah berkata :"Ketika Rasulullah Saw. wafat, aku berkata kepadanya :"Aku mohon kepadamu demi hakku yang ada padamu, ceritakanlah kepadaku apa yang dikatakan Rasulullah Saw. kepadamu itu ?" Fatimah pun menjawab :"Adapun sekarang, maka baiklah. Ketika berbisik pertama kali kepadaku, beliau engabarkan kepadaku bahwa Jibril biasanya memeriksa bacaannya terhadap Al Qur''an sekali dalam setahun, dan sekarang dia memerika bacaannya dua kali. Maka, kulihat ajalku sudah dekat. Takutlah kepada Allah dan sabarlah. Aku adalah sebaik-baik orang yang mendahuluimu." Fatimah berkata :"Maka aku pun menangis sebagaimana yang engkau lihat itu. Ketika melihat kesedihanku, beliau berbisik lagi kepadaku, dan berkata :"Wahai, Fatimah, tidakkah engkau senang menjadi pemimpin wanita-wanita kaum Mukmin atau ummat ini ?" Fatimah berkata : "Maka aku pun tertawa seperti yang engkau lihat."
Sesungguhnya dia adalah pemimpin wanita dunia dan penghulu wanita penghuni syurga, puteri kekasih Robbil’alamiin, dan ibu dari Al-Hasan dan Al-Husein. Az-Zubair bin Bukar berkata :"Keturunan Zainab telah tiada dan telah sah riwayat, bahwa Rasulullah SAW menyelimuti Fatimah dan suaminya serta kedua puteranya dengan pakaian seraya berkata : "Ya, Allah, mereka ini adalah ahli baitku. Maka hilangkanlah dosa dari mereka dan bersihkanlah mereka sebersih-bersihnya." [Siyar A'laamin Nubala', juz 2, halaman 88]
Inilah Fatimah binti Muhammad SAW yang melayani diri sendiri dan menanggung berbagai beban rumahnya. Thabrani menceritakan, bahwa ketika kaum Musyrikin telah meninggalkan medan perang Uhud, wanita-wanita sahabah keluar untuk memberikan pertolongan kepada kaum Muslimin. Di antara mereka yang keluar terdapat Fatimah. Ketika bertemu Nabi SAW, Fatimah memeluk dan mencuci luka-lukanya dengan air, sehingga darah semakin banyak yang keluar. Tatkala Fatimah melihat hal itu, dia mengambil sepotong tikar, lalu membakar dan membubuhkannya pada luka itu sehingga melekat dan darahnya berhenti keluar." (HR. Syaikha dan Tirmidzi).
Inilah dia, Fatimah Az-Zahra''. Dia hidup dalam kesulitan, tetapi mulia dan terhormat. Dia telah menggiling gandum dengan alat penggiling hingga berbekas pada tangannya. Dia mengangkut air dengan qirbah hingga berbekas pada dadanya. Dan dia menyapu rumahnya hingg berdebu bajunya. Ali r.a. telah membantunya dengan melakukan pekerjaan di luar. Dia berkata kepada ibunya, Fatimah binti Asad bin Hasyim :"Bantulah pekerjaan puteri Rasulullah SAW di luar dan mengambil air, sedangkan dia akan mencukupimu bekerja di dalam rumah : yaitu membuat adonan tepung, membuat roti dan menggiling gandum."
Tatkala suaminya, Ali, mengetahui banyak hamba sahaya telah datang kepada Nabi Saw, Ali berkata kepada Fatimah, "Alangkah baiknya bila engkau pergi kepada ayahmu dan meminta pelayan darinya." Kemudian Fatimah datang kepada Nabi SAW. Maka beliau bertanya kepadanya :"Apa sebabnya engkau datang, wahai anakku ?" Fatimah menjawab :"Aku datang untuk memberi salam kepadamu." Fatimah merasa malu untuk meminta kepadanya, lalu pulang. Keesokan harinya, Nabi SAW datang kepadanya, lalu bertanya : "Apakah keperluanmu ?" Fatimah diam.
Ali r.a. lalu berkata :"Aku akan menceritakannya kepada Anda, wahai Rasululllah. Fatimah menggiling gandum dengan alat penggiling hingga melecetkan tangannya dan mengangkut qirbah berisi air hingga berbekas di dadanya. Ketika hamba sahaya datang kepada Anda, aku menyuruhnya agar menemui dan meminta pelayan dari Anda, yang bisa membantunya guna meringankan bebannya."
Kemudian Nabi SAW bersabda :"Demi Allah, aku tidak akan memberikan pelayan kepada kamu berdua, sementara aku biarkan perut penghuni Shuffah merasakan kelaparan. Aku tidak punya uang untuk nafkah mereka, tetapi aku jual hamba sahaya itu dan uangnya aku gunakan untuk nafkah mereka."
Maka kedua orang itu pulang. Kemudian Nabi SAW datang kepada mereka ketika keduanya telah memasuki selimutnya. Apabila keduanya menutupi kepala, tampak kaki-kaki mereka, dan apabila menuti kaki, tampak kepala-kepala mereka. Kemudian mereka berdiri. Nabi SAW ... berdiri. Nabi SAW bersabda :"Tetaplah di tempat tidur kalian. Maukah kuberitahukan kepada kalian yang lebih baik daripada apa yang kalian minta dariku ?" Keduanya menjawab :"Iya." Nabi SAW bersabda: "Kata-kata yang diajarkan Jibril kepadaku, yaitu hendaklah kalian mengucapkan : Subhanallah setiap selesai shalat 10 kali, Alhamdulillaah 10 kali dan Allahu Akbar 10 kali. Apabila kalian hendak tidur, ucapkan Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali dan takbir (Allahu akbar) 33 kali."
Hidup zuhud dan tekun beribadah adalah sifat yang dimiliki Fatimah Azzahra. Beliau menghayati hubungan yang ikhlas dengan Allah s.w.t. Sifat mulia yang dimilikinya sebagaimana telah diceritakan oleh Asma binti Umais, “Pada suatu hari aku berada dirumah Siti Fatimah Azzahra.Tiba-tiba ketika itu Rasulallah s.a.w. datang ke rumah Siti Fatimah. Ketika itu Sitti Fatimah memakai seuntai kalung emas pemberian suaminya Imam Ali bin Abi Thalib k.w. Ketika Rasulullah melihat kalung itu, lalu Nabi s.a.w.bersabda, “Hai anakku apakah engkau bangga disebut orang sebagai putri Muhammad, sedangkan engkau sendiri memakai jaababirah ? “(perhiasan yang biasa dipakai oleh putri bangsawan). Ketika itu juga Siti Fatimah melepaskan kalungnya itu, dan menjualnya. Hasil dari harga kalung tersebut Siti Fatimah membeli seorang hamba dan hamba tersebut dimerdekakan. Ketika Rasulallah s.a.w mendengar berita tersebut Nabi s.a.w. amat bergembira dan mendo’akan Fatimah sekeluarga.
Itulah Sayyidah Fatimah Azzahra, wanita termulia sepanjang jaman. Dia adalah hasil pendidikan sempurna madrasah Rasulullah Saw. Tidak ada orang yang sangat mirip jalan, cara bicara, akhlak dan kemuliaanya dengan rasulullah Saw selain Fatimah. Fatimah adalah sosok sempurna, cerdas, sederhana, berakhlak mulia dan dibebaskan dari segala dosa. Maka tidak heran kalau Rasul saw bersabda: “Allah ridha dengan keridhaan Fatimah dan marah karena kemarahannya,” . (Al-Hadits).
Wednesday, June 8, 2011
Puteriku Sayang
Lagu yang begitu lembut, teruntuk puteri-puteri Sholihah. Mengalir tulus dari Hijjaz. Yuk, diresapi bareng-bareng,,,, ^_^
Lembut mu tak bererti kau mudah dijual beli
Kau mampu menyaingi lelaki dalam berbakti
Lembut bukan hiasan bukan jua kebanggaan
Tapi kau sayap kiri pada suami yang sejati
Disebalik bersih wajah mu disebalik tabir diri mu
Ada rahsia agung tersembunyi dalam diri
Itulah sekeping hati yang takut pada ilahi
Berpegang pada janji mengabdikan diri
Malu mu mahkota yang tidak perlukan singgahsana
Tapi ia berkuasa menjaga diri dan nama
Tiada siapa yang akan boleh merampasnya
Melainkan kau sendiri yang pergi menyerah diri
Ketegasan mu umpama benteng negara dan agama
Dari dirobohkan dan jua dari dibinasakannya
Wahai puteriku sayang kau bunga terpelihara
Mahligai syurga itulah tempatnya
Monday, June 6, 2011
Kata mereka tentang "Wanita"
Wanita... entah apa yang membuatnya begitu menyita kata. Pujangga meneteskan ribuan tinta untuk wanita. Memuji dan mengaguminya bagai Insan istimewa. Sedikit rangkuman sanjungan para Munsyid kepada wanita, cekidot,,,
Sedarilah insan istimewa
Bahawa kelembutan bukan kelemahan
Bukan jua penghinaan dari Tuhan
Bahkan sebagai hiasan kecantikan (De hearty)
Wanita adalah tiang negeri
Baik wanita selamatlah negeri
Bicara wanita bicara akhlaq
Mudah dikata sukar dikerja (Arrojji)
Sebutir permata di perlubukan
Memancar sinaran di kegelapan
Biarpun tersimpan dalam lumpur
Serimu takkan luntur
Terlukis di wajah keriangan
Tergambar sebuah ketenangan
Namun tak siapa yang mengerti
Rahsia dalam hati (Durani)
Engkau penyejuk hati
Engkau penentram jiwa
disetiap langkah yang kujalani
Memberi kebahagian dengan iman dan kasih sayang
Kupanjatkan syukur padaMu ya Allah
Engkau permata hati
Engkau pelipur lara
kau sejukkan jiwa yang dahaga
Memberi kedamaian disaat hati terlena
terpadaya bisikan nafsu dunia (El Bihar Voice)
Bersamamu kebenaran
Dihiasi kasih sayang
Tidak tergambar indah akhlakmu
Wangian syurga namamu
Kami seru tanda rindu
Engkau wanita ibu sejati (Far East)
Puteriku,
Kaulah cahaya menemani hidupku,
Ingin ku susuli kedewasaan,
Sebagai wanita yang berjiwa mulia,
Beriman bertaqwa,
Wahai puteriku. (Feelheart)
Engkau sinaran wanita sealam
Engkau cahaya di kegelapan
Kau pembela di zaman penentangan
Korbankan harta dan jiwa
Demi agama Islam (Hawari)
Wanita tiang negara
Taatkan perintah Allah
Lemah lembutmu indah
Bicaramu penuh hikmah
Akhlak mu harta berharga
Kasih sayangmu penyeri
Hadirmu merubah suasana
Hidup ceria dan harmoni (Huda)
Mujahidah sejati akhirat utama
Kerana dunia bukan pilihannya
Mujahidah sejati hatinya berbeza
Kerana diasuh iman dan taqwa
Mujahidah sejati
Berbekal al-quran dan as-sunnah
Bersulam pengorbanan
Bisa menggegarkan isi dunia (Nahwan Nur)
Wanita sejati penuh dengan inspirasi
Laksana Khadijah dibayangi Rasulullah
Wanita idaman penuh dengan kecintaan
Umpama Aisyah menjadi tonggak kekuatan (R-iF)
Duhai Annisa kau cantik jelita
Lirikan matamu memandang
Aduhai mempesona (Restu Bumi)
Tinggi pekerti darjat kemuliaan
Kekuatan iman tunggak jati diri
Tidak terhakis iman di dada
Walau nyawa menjadi taruhan (Saff one)
Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Akhlak mulia yang ia hadirkan
Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan (The Fikr)
Sentuhan kasih sayangmu
Menenangkan gelora hati
Mendamaikan jiwaku ini
Menyerikan sanubari
Duhai bonda
Kaulah segalanya
Insan yang paling istimewa
Permata berharga keluarga
Ku doakan dirimu bahgia. (Wildan)
Nah kawan, mereka hanya sebagian orang yang menaruh harapan dan penghormatan yang begitu besar kepada kita, kaum Hawa. Masih ada ribuan bahkan jutaan manusia lain yang mengakui kehebatan tulang rusuk Adam. Akankah kita biarkan semua itu sebatas hayalan?? I'm sure No,,, So, mari bersama-sama kita wujudkan mimpi mereka. PUSH ITS (Putri Sholihah Intelek, Tangguh, Sholihah) bukan sekedar mimpi!!!
Sedarilah insan istimewa
Bahawa kelembutan bukan kelemahan
Bukan jua penghinaan dari Tuhan
Bahkan sebagai hiasan kecantikan (De hearty)
Wanita adalah tiang negeri
Baik wanita selamatlah negeri
Bicara wanita bicara akhlaq
Mudah dikata sukar dikerja (Arrojji)
Sebutir permata di perlubukan
Memancar sinaran di kegelapan
Biarpun tersimpan dalam lumpur
Serimu takkan luntur
Terlukis di wajah keriangan
Tergambar sebuah ketenangan
Namun tak siapa yang mengerti
Rahsia dalam hati (Durani)
Engkau penyejuk hati
Engkau penentram jiwa
disetiap langkah yang kujalani
Memberi kebahagian dengan iman dan kasih sayang
Kupanjatkan syukur padaMu ya Allah
Engkau permata hati
Engkau pelipur lara
kau sejukkan jiwa yang dahaga
Memberi kedamaian disaat hati terlena
terpadaya bisikan nafsu dunia (El Bihar Voice)
Bersamamu kebenaran
Dihiasi kasih sayang
Tidak tergambar indah akhlakmu
Wangian syurga namamu
Kami seru tanda rindu
Engkau wanita ibu sejati (Far East)
Puteriku,
Kaulah cahaya menemani hidupku,
Ingin ku susuli kedewasaan,
Sebagai wanita yang berjiwa mulia,
Beriman bertaqwa,
Wahai puteriku. (Feelheart)
Engkau sinaran wanita sealam
Engkau cahaya di kegelapan
Kau pembela di zaman penentangan
Korbankan harta dan jiwa
Demi agama Islam (Hawari)
Wanita tiang negara
Taatkan perintah Allah
Lemah lembutmu indah
Bicaramu penuh hikmah
Akhlak mu harta berharga
Kasih sayangmu penyeri
Hadirmu merubah suasana
Hidup ceria dan harmoni (Huda)
Mujahidah sejati akhirat utama
Kerana dunia bukan pilihannya
Mujahidah sejati hatinya berbeza
Kerana diasuh iman dan taqwa
Mujahidah sejati
Berbekal al-quran dan as-sunnah
Bersulam pengorbanan
Bisa menggegarkan isi dunia (Nahwan Nur)
Wanita sejati penuh dengan inspirasi
Laksana Khadijah dibayangi Rasulullah
Wanita idaman penuh dengan kecintaan
Umpama Aisyah menjadi tonggak kekuatan (R-iF)
Duhai Annisa kau cantik jelita
Lirikan matamu memandang
Aduhai mempesona (Restu Bumi)
Tinggi pekerti darjat kemuliaan
Kekuatan iman tunggak jati diri
Tidak terhakis iman di dada
Walau nyawa menjadi taruhan (Saff one)
Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Akhlak mulia yang ia hadirkan
Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan (The Fikr)
Sentuhan kasih sayangmu
Menenangkan gelora hati
Mendamaikan jiwaku ini
Menyerikan sanubari
Duhai bonda
Kaulah segalanya
Insan yang paling istimewa
Permata berharga keluarga
Ku doakan dirimu bahgia. (Wildan)
Nah kawan, mereka hanya sebagian orang yang menaruh harapan dan penghormatan yang begitu besar kepada kita, kaum Hawa. Masih ada ribuan bahkan jutaan manusia lain yang mengakui kehebatan tulang rusuk Adam. Akankah kita biarkan semua itu sebatas hayalan?? I'm sure No,,, So, mari bersama-sama kita wujudkan mimpi mereka. PUSH ITS (Putri Sholihah Intelek, Tangguh, Sholihah) bukan sekedar mimpi!!!
Subscribe to:
Comments (Atom)


